1,471 Views
February 10th, 2008

Renungan ini diambil dari khotbah Ibu Emmy Frieda Nayoan , S.Th.  Minggu 10 Peb 2008. Tidak dicopy bulat bulat namun seingat saya saja yang saya tuangkan disini, mungkin tidak sama 100% mengingat keterbatasan daya ingat saya, yang pasti tidak ada maksud merubah makna khotbah tsb, hanya dengan satu tujuan menjadi renungan kita bersama.

Bahwa Hidup kita bukan ibarat kontes kata kata dimana sekali pesertanya salah , maka akan didiskualifikasi.

Hidup kita ibarat pertandingan bola voli.

Team yang menang pada suatu saat akan mengalami kegagalan, Pasti ketemu Serve gagal, atau waktu smash gagal atau waktu blocking gagal.

Tidak ada Team se-super apapun yang serve-nya 100% sukses, Smash 100% sukses atau blocking 100% sukses, pasti akan ketemu 1-2 kegagalan.

Begitu juga Team sejelek apapun, tidak akan selalu gagal. Pada suatu saat akan ada serve yang masuk, smash yang menghasilkan angka atau Block yang berhasil.

Intinya : “Jumlah suksesnya harus lebih banyak dari gagalnya”

Maka Team itu akan menang.

Begitu juga dengan kehidupan kita.

1-2x Gagal atau Berbuat salah, tidak berarti kiamat.

Ber-TOBAT lalu melakukan Kehendak Tuhan Yesus, Maka kita akan menjadi PEMENANG !

Tuhan Memberkati kita sekalian.

Syalom

4,417 Views
February 10th, 2008

Tanggal 10 Pebruari 2008 SIM saya habis masa berlakunya.

Sejak tanggal 1 Pebruari saya sudah siap siap cari info mengenai syarat dan biaya memperpanjang SIM ini. Dimulai dengan mencari lokasi adanya Mobil Pelayanan SIM keliling.

Setelah tanya Om Google, akhirnya ketemu cara mendapatkan informasi jadwal Mobil SIM keliling ini yaitu :

SMS ke 1717 dengan isi :
Jadwal mobil SIM keliling

Gak sampai 5 menit, ada balasan dari 1717 mengenai lokasi Mobil SIM keliling ini di 5 wilayah Kota Jakarta.Wah mantap bener pelayanan 1717 ini … sip deh

Tetapi mendekati hari H, saya baru ingat bahwa Lokasi Kantor untuk memperpanjang SIM ternyata dekat dengan rumah saya yaitu terletak di SAMSAT area Kebon Nanas - Jakarta Timur. Jadi akhirnya saya gak jadi ke Mobil keliling tetapi langsung menuju Kantor SAMSAT Jakarta Timur ini.

Oh iya, SIM dan KTP saya khan habisnya bareng tuh …

Tadinya saya ragu mau perpanjang SIM atau KTP dulu, tetapi istri saya bilang bahwa KTP masih bisa diperpanjang paling lambat 14 hari sejak masa habis, dan benar … hal ini tertulis di balik KTP, jadi dengan mantap saya maju ke kantor SAMSAT.

Mengingat tgl 10 jatuh hari minggu, dan 9 peb hari Sabtu , maka saya berangkat ke SAMSAT hari Jumat tanggal 8 Peb .. saya pikir mendingan duluan daripada telat kena denda.

Jumat 8 peb jam 09.30 saya sampai di kantor Samsat. Dari area parkiran di Kantor Dipenda ( sebelah Samsat ) sampai dengan kantor Samsat … tumben tidak ada yang mencegat saya menawarkan membantu mengurus SIM ini.

Ternyata rupanya sistem di Samsat ini sudah berbeda banget dengan 5 tahun yang lalu waktu saya kesini.

Begitu sampai saya langsung disambut petugas berbaju safari menanyakan keperluan saya, begitu saya bilang mau memperpanjang KTP, Petugas tsb bertanya apa sudah siap fotokopi KTP-nya, saya bilang sudah pak, saya bawa copy 1 lembar .. namun petugas tsb. bilang bahwa yang diperlukan adalah 3 lembar .. jadi saya harus fotokopi 2 lembar lagi. Untungnya di kantor SAMSAT ada yang buka jasa fotokopi, jadi saya tidak harus jauh jauh cari tempat fotokopi ..

Setelah fotokopi KTP selesai, saya kembali ke ruangan pelayanan perpanjangan SIM. langsung diarahkan ke :

1. Ruang Dokter … Periksa SIM ASLI, KTP Asli dan bayar dokter Rp. 15.000,-
Tes kondisi mata dengan cara tes baca tulisan di dinding.

2. Ruang Asuransi, bayar Asuransi Rp. 15.000,-

3.Loket 1 - Beli Formulir Rp. 60.000,- ( SIM A ) mungkin berbeda untuk SIM lainnya.

4.Isi Formulir lalu serahkan kembali ke Loket 1., Diperiksa oleh Petugas lalu Formulir dikembalikan ke kita ke diteruskan ke Loket 2.

PEHATIAN … disini saya ketemu 2 orang bapak bapak yang prosesnya di-tunda karena KTP mereka sedang diperpanjang.

Sebenarnya KTP asli tidak dibawa tidak apa apa, asal surat keterangan RESI yang dikeluarkan Kelurahan lengkap ada CAP dan Tanda Tangan Petugas Kelurahan.

Dari kedua bapak bapak ini, kedua surat mereka ada Cap Kelurahan namun tidak ada Tanda Tangan petugas, wah …. sayang sekali mereka harus balik lagi ke Kelurahan hanya gara gara keteledoran petugas Kelurahan.

5.  Menyerahkan Formulir ke Loket 2 untuk diinput ke Komputer, Taruh  aja tuh Formulir di Loket dan kita duduk sambil nonton TV menunggu panggilan.

6. Dipanggil oleh petugas di Loket 2 , diberikan secarik kertas kecil + KTP asli untuk dibawa ke Loket 3.

7.Ke Loket 3 - menyerahkan kertas kecil tadi dan lalu menunggu giliran untuk difoto

8.Masuk Loket 3 - Jempol Kiri dan Jempol kanan di-scan untuk diambil sidik jarinya, kemudian diminta duduk untuk difoto.

Tidak ada acara sisir atau dandan dulu, jadi jangan lupa harus sudah rapi dari rumah :)

9. Tinggal menunggu deh dipanggil oleh Loket 4.

10. Tepat jam 10.40 nama saya dipanggil oleh Loket 4 … SIM baru saya siap menemani saya lagi 5 tahun ke depan.

Terima kasih Petugas2 SAMSAT yang semakin Profesional.

——–

Hal hal yang perlu disiapkan :

1.SIM ASLI
2. KTP ASLI
3. Copy KTP 3 lembar.

Kalau KTP keburu diperpanjang dan belum selesai, bisa bawa RESI dari Kelurahan namun harus lengkap tanda tangan dan CAP Kelurahannya.

4. Uang Rp. 90.000,-

5.Waktu kira kira 1 jam sd mungkin 3 jam tergantung antrian :)

—–

Kalau mau memperpanjang lewat Mobil SIM keliling juga bisa.
SMS dulu untuk mengetahui jadwal mobil ini.
Dan jangan lupa bawa payung karena tentunya antrian akan kena panas dan mungkin hujan apalagi sekarang sudah musim hujan :))
Semoga bermanfaat.